FGD Pejabat Administrator Triwulan I tahun 2021

POSTED BY ADMIN

Senin, 22-02-2021 dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Pejabat Administrator melalui Video Conference pada aplikasi zoom.
FGD ini dipimpin oleh Kepala Kantor Bea Cukai Pontianak, Achmat Wahyudi yang menjelaskan tentang Perkembangan Kasus COVID-19 di Indonesia.
Dalam menghadapi tantangan di tengah pandemi COVID-19 pemerintah mengambil langkah yang cepat dan terukur khususnya dalam pelaksanaan APBN dan PEN.

Realisasi program PEN 2020 cukup optimal mencapai 579,78 T (83,4% dari 695,2 T) dan Silpa earmark Rp. 50,94 T pada bidang kesehatan, perlindungan sosial, sektor K/L dan pemda, dukungan UMKM, pembiayaan korporasi, dan insentif usaha. APBN menopang perekonomian 2020 melalui konsumsi pemerintah, konsumsi rumah tangga, dan investasi publik.

Pemulihan Ekonomi berlanjut di tahun 2021, diproyeksi tumbuh 4,5%-5,3% dengan beberapa faktor diantaranya : penularan COVID-19, program vaksinasi, APBN 2021 melanjutkan penanganan pandemi dan memperkuat pemulihan ekonomi, dan implementasi reformasi struktural.

Achmat Wahyudi juga menjelaskan terkait peran Bea Cukai di tengah pandemi yang semakin krusial antara lain dengan melakukan pembebasan barang terkait COVID-19 ( obat-obatan dan vaksin) ; bersama dengan BNPB melakukan percepatan pelayanan impor barang untuk keperluan penaggulangan virus corona; memberikan kemudahan bagi kawasan berikat dalam memproduksi masker, alat pelindung diri (APD), hand sanitizer untuk kebutuhan dalam negeri; dan juga Bea Cukai diharapkan dapat mempersingkat waktu dwelling time, sehingga arus lalu lintas barang dapat dipercepat.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor Bea Cukai Pontianak Achmat Wahyudi menghimbau kepada seluruh pegawai untuk selalu mematuhi protokol pencegahan Covid-19 dengan 5M ( memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi) dan 3T (Testing, Tracing, Treatment).

#beacukaipontianak
#beacukaiRI
#beacukaimakinbaik