HATI HATI PENIPUAN MENGATASNAMAKAN BEA CUKAI, HUB : 081253388317 (HUMAS BEA CUKAI PONTIANAK)     Kamis, 22 April 2021

Profil Bea Cukai Pontianak | Menuju WBK 2020

 DATA PENERIMAAN

Berikut merupakan penerimaan Ekspor, Impor dan Cukai
dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Pontianak

 FAQ

Frequently Asked Questions

Cukai

1. Apa itu NPPBKC ?

NPPBKC (Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai) merupakan izin untuk menjalankan kegiatan sebagai pengusaha pabrik, pengusaha tempat penyimpanan, importir, penyalur, atau pengusaha Tempat Penjualan Eceran (TPE).

2. Bagaimana mendapatkan NPPBKC ?

Pengurusan NPPBKC (Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai) terdapat 2 (dua) tahap, yaitu Permohonan Cek Lokasi dan Permohonan NPPBKC.

Tahap pertama yaitu Cek Lokasi, berikut persyaratannya :

  1. Membuat Surat permohonan periksa lokasi.
  2. Gambar denah ruang lokasi
  3. Gambar denah sekitar lokasi
  4. Kontak yang dapat dihubungi (No hp/WA)
  5. Semua file discan kedalam flashdisk dan dimasukkan kedalam amplop berwarna kuning bersama hardcopy.
  6. Surat permohonan dicetak sebanyak 2 (dua) kali.

Semua Contoh format dapat dilihat di link https://tinyurl.com/SYARATNPPBKC

 

Tahap kedua yaitu Permohonan NPPBKC Baru, berikut persyaratanya :

  1. Berita acara pemeriksaan
  2. Nomor Induk Berusaha (NIB)
  3. Salinan / fotokopi izin usaha dari instansi terkait :
  • Pabrik :
  1. Perindustrian (IUI)
  2. Penanaman modal
  • Tempat penyimpanan, Importir, Penyalur dan TPE :
  1. Perdagangan (SIUP MB/SIUP OSS)
  2. Penanaman modal
  3. Pariwisata (TDUP)
  4. Surat Permohonan untuk memperoleh NPPBKC (sesuai format)
  5. Form Registrasi pengusaha BKC (sesuai format)
  6. Surat pernyataan bermaterai yang menyatakan orang yang mengajukan permohonan (sesuai format)
  7. Daftar mesin yang digunakan untuk membuat dan / atau mengemas barang kena cukai dalam hal orang mengajukan permohonan untuk memperoleh NPPBKC sebagai pengusaha pabrik (sesuai format)
  8. Daftar penyalur yang langsung membeli BKC dari pengusaha pabrik, dalam hal orang mengajukan permohonan untuk memperoleh NPPBKC sebagai pengusaha pabrik hasil tembakau. (sesuai format)
  9. Fotokopi NPWP perusahaan dan pemilik
  10. Fotokopi KTP pemilik.
3. Terkait dengan perpindahan/pengangkutan BKC yang sudah dilunasi cukainya, apakah kewajiban terhadap BKC tersebut ?

Berdasarkan Per-2/BC/2015 Kewajiban terhadap pengangkutan BKC yang sudah dilunasi cukainya adalah:

  1. Pengangkutan barang kena cukai yang sudah dilunasi cukainya yang wajib dilindungi dengan Pemberitahuan Mutasi Barang Kena Cukai (CK-5) meliputi:
    1.) Pengangkutan barang kena cukai berupa etil alkohol dari pabrik, tempat penyimpanan, kawasan pabean, tempat penimbunan sementara, atau tempat penimbunan berikat.
    2.) Pengangkutan barang kena cukai berupa minuman mengandung etil alkohol dari pabrik, tempat penimbunan sementara, atau tempat penimbunan berikat.
    3.) Pengangkutan barang kena cukai dari peredaran bebas ke pabrik untuk dimusnahkan atau diolah kembali
    4.) Pengangkutan barang kena cukai dari peredaran bebas ke tempat lain di luar pabrik untuk dimusnahkan dalam rangka pengembalian cukai
  2. CK-5 disampaikan dalam bentuk tulisan di atas formulir atau dalam bentuk data elektronik. Penyampaian dalam bentuk data elektronik tetap disertai dalam bentuk tulisan di atas formulir untuk melindungi pengangkutan.
  3. Dalam hal terdapat hambatan yang menyebabkan pengangkutan barang kena cukai tidak selesai dilaksanakan dalam jangka waktu sebagaimana ditetapkan dalam dokumen Pemberitahuan Mutasi Barang Kena Cukai (CK-5), pengusaha dapat meminta perpanjangan jangka waktu pengangkutan berakhir dengan menyebutkan alasannya.

Barang kena cukai berupa hasil tembakau yang sudah dilunasi cukainya dikecualikan dari kewajiban memberitahukan Pemberitahuan Mutasi Barang Kena Cukai (CK-5)

Registrasi Kepabeanan

1. Bagaimana prosedur untuk dapat melakukan kegiatan Ekspor dan/atau Impor melalui KPPBC TMP B Pontianak ?
  1. Eksportir dan/atau Importir mengajukan surat permohonan aktivasi modul atau pembukaan akses kepabeanan kepada Kepala Kantor sesuai template surat yang sudah tersedia pada link berikut https://bit.ly/PermohonanModulBCPNK

  2. Melampirkan dokumen persyaratan sebagai berikut :
    1.) Nomor Induk Berusaha (NIB)
    (NIB dapat diperoleh melalui website https://oss.go.id yang dikelola oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) .....dengan melakukan pendaftaran sesuai petunjuk)
    2.) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
    3.) Persetujuan Pengguna Layanan Penyampaian Pemberitahuan Pabean, Dokumen Cukai, dan Dokumen Pelengkap .....Pabean dalam Bentuk Data Elektronik Melalui Sistem Pertukaran Data Elektronik (MoU)
    (Format MoU dapat diunduh melalui link https://bit.ly/MOUBC dan wajib  menyertakan Materai)
    4.) Kode Aktivasi PDE Internet / EDI Number Kantor Terdaftar
    (Dalam hal perusahaan sudah memiliki modul dan akan mengajukan permohonan pembukaan akses kepabeanan di Pontianak)

  3. Janji layanan terkait permohonan aktivasi modul adalah 24 jam kerja sejak surat permohonan diterima Seksi PDAD dengan persyaratan lengkap.

  4. Selanjutnya akan dilakukan penelitian terhadap permohonan modul tersebut, dan hasil dari penelitian akan disampaikan kepada eksportir dan/atau importir berupa surat persetujuan kepala kantor

  5. Untuk perusahaan yang baru melakukan kegiatan ekspor dan/atau impor akan diberikan Modul Ekspor dan/atau Modul Impor

  6. Untuk perusahaan yang sudah pernah melakukan aktivasi modul di Kantor Pabean lain dan akan melakukan kegiatan ekspor dan/atau impor melalui KPPBC TMP B Pontianak, akan dilakukan pembukaan akses (poin b.4)

  7. Apabila eksportir dan/atau importir membutuhkan asistensi terkait instal modul sampai dengan submit dokumen, dapat datang ke Kantor Bea Cukai Pontianak dan menemui Petugas Bea Cukai.  Hal – hal yang perlu disiapkan untuk Aktivasi modul sebagai berikut :
    1.) Membawa PC/Laptop/Netbook dengan hardware 32 dan/atau 64 bit
    2.) Username dan password Portal Pengguna Jasa
    3.) Waktu pelaksanaan dapat disesuaikan pada jam kerja di hari Senin – Jum’at
2. Apabila akan melakukan kegiatan melalui KPPBC TMP B Pontianak, hal-hal apa aja yang harus dilakukan oleh Agen Pengangkut ?
  1. Agen Pengangkut mengajukan surat permohonan aktivasi modul pengangkut kepada Kepala Kantor sesuai template surat yang sudah tersedia pada link berikut https://bit.ly/PermohonanModulBCPNK

  2. Melampirkan dokumen persyaratan sebagai berikut :
    1.) Nomor Induk Berusaha (NIB)
    (NIB dapat diperoleh melalui website https://oss.go.id yang dikelola oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dengan melakukan pendaftaran sesuai petunjuk)
    2.) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
    3.) Persetujuan Pengguna Layanan Penyampaian Pemberitahuan Pabean, Dokumen Cukai, dan Dokumen Pelengkap Pabean dalam Bentuk Data Elektronik Melalui Sistem Pertukaran Data Elektronik (MoU)
    (Format MoU dapat diunduh melalui link https://bit.ly/MOUBC dan wajib  menyertakan Materai)

  3. Janji layanan terkait permohonan modul adalah 24 jam kerja sejak surat permohonan diterima Seksi PDAD dengan persyaratan lengkap

  4. Selanjutnya akan dilakukan penelitian terhadap permohonan modul tersebut, dan hasil dari penelitian akan disampaikan kepada agen pengangkut berupa surat persetujuan kepala kantor yang berisi petunjuk aktivasi modul pengangkut

  5. Apabila perusahaan membutuhkan asistensi terkait instal modul sampai dengan submit dokumen, dapat datang ke Kantor Bea Cukai Pontianak dan menemui Petugas Bea Cukai.  Hal – hal yang perlu disiapkan untuk Aktivasi modul pengangkut sebagai berikut :
    1.) Membawa PC/Laptop/Netbook dengan hardware 32 dan/atau 64 bit (Windows OS)
    2.) Username dan password Portal Pengguna Jasa
    3.) Waktu pelaksanaan dapat disesuaikan pada jam kerja di hari Senin – Jum’at
3. Hal – hal apa saja yang harus dilakukan oleh Pengguna Jasa yang berstatus sebagai PPJK apabila akan melakukan kegiatan melalui KPPBC TMP B Pontianak ?
  1. Pengguna jasa perlu mengajukan surat permohonan aktivasi modul atau pembukaan akses kepabeanan ditujukan kepada Kepala Kantor sesuai template surat yang sudah tersedia pada link berikut https://bit.ly/PermohonanModulBCPNK

  2. Melampirkan dokumen persyaratan sebagai berikut :
    1.) Nomor Induk Berusaha (NIB)
     (NIB dapat diperoleh melalui website https://oss.go.id yang dikelola oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dengan melakukan pendaftaran sesuai petunjuk)
    2.) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
    3.) Persetujuan Pengguna Layanan Penyampaian Pemberitahuan Pabean, Dokumen Cukai, dan Dokumen Pelengkap Pabean dalam Bentuk Data Elektronik Melalui Sistem Pertukaran Data Elektronik (MoU)
    (Format MoU dapat diunduh melalui link https://bit.ly/MOUBC dan wajib  menyertakan Materai)
    4.) Sertifikat Ahli Kepabeanan
    5.) Kode Aktivasi PDE Internet / EDI Number Kantor Terdaftar
    (Dalam hal perusahaan mengajukan permohonan pembukaan akses kepabeanan)

  3. Untuk PPJK yang baru melakukan kegiatan ekspor/ dan atau impor akan diberikan Modul Ekspor dan/atau Modul Impor

  4. Sedangkan untuk PPJK yang sudah pernah melakukan kegiatan di Kantor Pabean lain, akan dilakukan pembukaan akses kepabeanan (poin b.5)

 Info

Kurs Pajak Hari ini

Portal Pengguna Jasa

Tracking Barang Kiriman